by - December 30, 2012


Perahu kertasku kan melaju membawa surat cinta bagimu, Kata-kata yang sedikit gila, tapi ini adanya. Perahu kertas mengingatkanku betapa ajaibnya hidup ini, mencari-cari tambatan hati, kau sahabatku sendiri.
Hidupkan lagi mimpi-mimpi cita-cita yang lama kupendam sendiri, berdua kubisa percaya.
Kubahagia kau telah terlahir di dunia, dan kau ada di antara milyaran manusia dan kubisa dengan radarku menemukanmu.
Tiada lagi yang mampu berdiri halangi rasaku, cintaku padamu.
Kubahagia kau telah terlahir di dunia, dan kau ada di antara milyaran manusia dan kubisa dengan radarku menemukanmu. 

I am normally not that into Indonesian song. But this song keep replaying in my head.
Most of Indonesian song has a pity lyric or strange and commonly melody, but this one is not, yes? Cannot say which part is bad from this song because honestly it is a terribly good song.

And i haven't read it book until now. Gonna read it. Like a real soon.

You May Also Like

0 comment